Kategori
Daerah Hukum Kriminal

Polisi dan Inspektorat Diminta Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa Karang Satu

Kabupaten Bekasi (Macannews.com)

Pengelolahan Dana Desa (DD) di Desa Karang Satu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi tahap pertama dan kedua Tahun 2019 diduga bermasalah hal itu diperkuat dengan kelakuan Kepala Desa sering mengelak serta menghindar tanpa alasan yang jelas ketika hendak dikonfirmasi sejumlah awak media terkait pengelolahan anggaran Dana Desa

Dugaan pengelolahan Dana Desa di Desa Karang Satu ini bermasalah akibat dari pelecehan tugas dari dua orang jurnalis yang dialami AH , BH, wartawan salah satu Media Online yang datang hendak menemui dan mengkonfirmasi Kades Karang Satu Sarim terkait pengelolahan anggaran dana desa tahun 2019 Jumat (19/6)

Menurut keterangannya , BH dan AH yang sudah tiga kali datang ke kantor desa hendak menemui Kades untuk mengkonfirmasi sejumlah kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana desa tahap satu lebih kurang sebesar Rp 400 juta serta tahap kedua lebih kurang sebesar Rp 800 juta yang diduga bermasalah dalam pelaksanaannya yang salah satunya biaya rahabilitasi/peningkatan jembatan desa yang dianggap begitu besar mencapai Rp 60 juta lebih serta biaya pemeliharaan sanitasi yang diduga fiktif mencapai Rp 60 juta lebih serta kegiatan lainnya yang disinyalir bermasalah

” Kami datang untuk mengkonfirmasi hal itu kepada Kades, setelah sebelumnya sudah berjanji bertemu dengannya di kantor desa. Namun, setibanya di kantor desa Kades tidak berada di tempat, begitu juga stafnya mengaku tidak ada yang mengetahui keberadaan Kadesnya (Sarim). Begitu juga saat dicoba dihubungi melalui telepon selulernya, terdengar nada aktif namun tidak merespon,” ungkap BH seraya mengatakan bahwa Kades (Sarim) sudah sering mengelak dari tanggung jawab kepada Masyarakat ingin mengetahui lewat media,  Sejumlah awak media juga prihatin dengan anggaran begitu besar tidak bisa transparan diterangkan oleh kades Sarim supaya diberitakan sesuai  tugas wartawan

Menindak lanjuti kebenaran informasi tersebut, Macannews,com mencoba mengkonfirmasi Kades Karang Satu Sarim alias  Sarim Belut melalui telepon selulernya, Selasa (23/6) mengatakan kalau dirinya sedang perjalanan mau ke Pemda Kabupaten Bekasi untuk mengikuti rapat. ” Maaf saya mau mengikuti rapat ke Pemda..” Saat dikonfirmasi kembali terkait pengelolahan anggaran dana desa tahun 2019,? Sarim justru menjawab ” Anggaran semua sudah habis untuk penanganan Covid 19,” ucapnya sembari memutuskan hubungan telepon selulernya.

Penulis  : ED

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *