Kategori
Daerah Pendidikan

Penjualan Buku Pelajaran di Sekolah Marak di Kecamatan Cibarusah. Disdik Diminta Usut Tuntas

Kabupaten Bekasi (Macannews.com)

Diduga akibat lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, sejumlah sekolah setingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi terindikasi telah melakukan sejumlah penjualan buku pelajaran kepada setiap siswa/siswinya

Meskipun telah dilarang keras dan ada aturan dari Pemerintah yaitu dari Dinas Pendidikan, sejumlah oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab seperti sejumlah sang kepala sekolah yang diduga juga terlibat tidak takut akan sangsi hukum yang dikenakan jika terbukti melakukan pekerjaan ilegalnya dengan cara menyalahgunakan jabatannya untuk mengambil keuntungan pribadinya

Hal itu terbukti ketika Tim Macannews,com melakukan tugasnya sebagai Jurnalistik memantau sejumlah sekolah di Kecamatan Cibarusah Kamis (22/8).  Beberapa orang tua siswa maupun siswa itu sendiri saat dimintai keterangannya di Sekolah Dasar Negeri Sindang Mulya 05 Kecamatan Cibarusah menerangkan putrinya duduk di kelas 5 hanya mendapat sebagian buku paket dari sekolah sedangkan sekitar 6 buku paket lainnya harus dibeli disekolah sebesar Rp 380 ribu/siswa saat masuk sekolah beberapa waktu yang lalu,” ungkap ibu mengenakan kerudung tersebut sembari mengatakan kedatangannya ke sekolah ingin menjemput putrinya pulang dari sekolah

Tidak cukup sampai disitu, Macannews.com  mencoba menggali informasi dari sejumlah orang tua siswa  yang siang itu sedang mengantar putra/putrinya bersekolah di SDN Cibarusah Kota 02 yang beralamat di Jalan Raya Cibarusah Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi

Menurut keterangan  diperoleh dari sejumlah orang tua siswa, pada saat masuk sekolah, pihak sekolah beralasan hanya membagikan sebagian buku paket kepada siswa dan menyarankan agar setiap orang tua siswa melengkapi setiap buku pelajaran sekolah yang dibutuhkan dan membelinya di salah satu toko buku yang lokasinya tidak jauh jaraknya dari sekolah.

” Setelah mendapatkan alamat toko buku yang di maksud, saya menuju ke toko buku tersebut kemudian membeli 5 buku pelajaran yang dibutuhkan anak saya bersekolah seharga Rp 260 ribu. Sedangkan harga seragam sekolah yang disediakan pihak sekolah belum saya bayar karena nilai harganya cukup mahal setingkat SD.,” ucapnya sembari kaget saat Macannews.com menyampaikan kalau buku tersebut sebenarnya gratis dari pihak sekolah karena sudah disalurkan oleh Pemerintah melalui dana BOS sebesar 20 persen untuk buku ke setiap sekolah.

Agus, salah satu Kepala Sekolah Dasar Negeri di Cibarusah ketika di minta tanggapannya terkait dugaan maraknya penjualan buku pelajaran di Kecamatan Cibarusah Macannews,com, pria yang mengenakan seragam dinas lengkap tersebut mengaku dirinya tidak mengetahuinya

” Saya belum dapat informasi, sedangkan informasi tersebut baru saja saya ketahuinya dari anda, nanti saya akan coba menyampaikan hal ini kepada kepala sekolah lainnya.” seraya berharap kepada Macannews,com agar permasalahan tersebut sementara waktu jangan dimuat di media

Ketika ditanya, mengapa dirinya meminta agar permasalahan terbut jangan diungkap,di media, Agus tidak menjawab alias diam seribu bahasa . Diduga Agus juga melakukan penjualan buku pelajaran di sekolah yang dipimpinnya.

Agus Kusmana Kepala SDN Sindang Mulya 05 serta Endang Rahmat selaku Kepala SDN Cibarusah Kota 02 saat hendak ditemui di tempat kerjanya masing-masing tidak berada di tempat alias tidak masuk kerja . Informasi itu diketahui dari guru dan pegawai saat ditanyakan keberadaan kedua Kepsek tersebut. (Edy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *