Kategori
Daerah Pendidikan

Kutip Biaya Pindahan Rp 5 Juta, Kepsek SMAN 2 Ciksel Pontang Panting Kabur Saat Dikonfirmasi Wartawan

Kabupaten Bekasi ( Macannews.com)

Astaga keterlaluan, selain diberitakan sebelumnya diduga melakukan sejumlah pungutan liar ( Pungli ) kepada sejumlah siswa, hal yang sama juga kembali terjadi dilakukan sang Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Cikarang Selatan Hanung Edi Purwanto

Menurut kabar yang beredar, Hanung Edi Purwanto yang dikenal sangat tertutup bagi LSM dan Wartawan tersebut, melakukan sejumlah kutipan terhadap siswa/siswi pindahan hingga puluhan juta rupiah persiswa

Sal;ah satu siswa pindahan Danung (Samaran) mengaku dirinya baru saja di terima masuk ke SMAN 2 Ciksel setelah orang tuanya membayar biaya sebesar Rp 5 juta kepada pihak sekolah dengan alasan untuk biaya Adminitrasi

Bahkan selain biaya Rp 5 juta, orang tuanya juga diwajibkan membayar biaya IPP selama bulan Juni dan Agustus sebesar Rp 300 ribu serta biaya Rp 50 ribu yang menurut keterangannya untuk biaya kurban sama halnya dengan kutipan yang dibebankan kepada ratusan siswa lainnya di,” ucap Danung yang saat itu masih mengenakan seragam sekolah tersebut

“Kalau seluruhnya biaya pindahan saya lebih kurang Rp 6 juta yang wajib dibayarkan ke pihak administrasi sekolah. Namun pihak sekolah tidak menjelaskan secara terperinci untuk apa saja biaya itu, hingga orang tua saya pada saat itu sempat kebingungan. Akan tetapi biaya yang itu harus dibayarkan agar saya dapat melanjutkan sekolah,” jelasnya seraya mengatakan dirinya tidak naik ke kelas XI sebelumnya,  namun setelah pindah ke SMAN 2 Ciksel dirinya dapat naik ke kelas XI dengan syarat harus membayar lunas seluruh biaya yang diminta oleh pihak sekolah .

Mendapat informasi itu, Macannews.com mencoba menemui Hanung Edi Purwanto di tempat kerjanya, Jumat (16/8) , tak disangka dan tak diduga melihat kedatangan tim Macannews.com sang Kepsek yang belakangan ini dikenal bersifat angkuh dan sombong tersebut secara spontan langsung keluar dari ruang kerjanya menuju mobil barunya Toyota Rush yang sebelumnya diparkir di depan ruang kerjanya. Dan seketika itu juga langsung tancap gas meninggalkan lokasi sekolah.  Ulah konyol sang Kepsek sempat mengundang perhatian dan tontonan oleh sejumlah guru dan siswa yang berada dilokasi sekolah.

Sama halnya juga saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait kabar tersebut, Macannews,com tidak kunjung mendapat jawaban. ( Edy)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *