Kategori
Pendidikan

Administrasi Penyerapan Dana BOS Terlambat Sampai Mei, Kadis Pendidikan Dianggap Tidak Mampu Urus ?

Kabupaten Bekasi ( Macannews.com ) Sampai awal bulan Mei banyak sekolah SMP dan SD masih belum menerima dan boleh mencairkan dana BOS, demikian pengakuan beberapa Kepala Sekolah yang kami hubungi melalui seluler. Kepala Sekolah tersebut sampai mengatakan pusing mencari pinjaman untuk menutupi operasional sekolah.

Ketika kami menanyakan Kepala Sekolah SD dan SMP mereka mengeluhkan perihal asistensi laporan BOS ( Bantuan Operasional Sekolah ) sehingga Dinas yang diwakili oleh Manager BOS  untuk memeriksa laporan , seringkali bolak balik mencoret ini tidak boleh ,ini seharusnya, sehingga membuat bolak balik ke dinas buat laporan , sehingga nanti bila sudah beres nanti diberikan surat Rekomendasi untuk mencairkan ke Bank.

Pengamat Pendidikan Edo mengatakan, bagaimana kinerja Kepala Dinas mengurus Pencairan Dana BOS, tersebut , jangan jangan karena banyak yang di rekayasa sehingga perlu penyesuaian , sehingga tidak kecolongan. logikanya kata Edo ” Bila semuanya benar dilakukan kegiatan Belanja Barang, Kegiatan , Honor, dan Langganan Daya dan Jasa, Pemakaian Barang Habis Pakai,  seharusnya Laporan itu Gampang ,masa sarjana yang buat laporan dan sarjana yang memeriksa kenapa gak sinkron.”. Untuk itu kami diajak oleh LSM dan pemerhati tersebut berusaha menemui bertamu untuk mengklarifikasi ke kepala Dinas , kira kira apa jawabanya ,kata Edo.

Jumat (3/4) Macannews coba meminta tanggapan Kepala Dinas Pendidikan  di Kantor nya , Tetapi ditanyakan ke staff nya  mengatakan Kadis sedang keluar, sering sekali Kepala Dinas ini sulit untuk ditemui dan cenderung menghindar  dengan ” memasang pegawai pegawai yang ada di Dinas sengaja mengecek wartawan atau LSM yang ada di gang ruangan selanjutnya diduga memberitahu kalau ada atau tidak ada sebelum keluar atau masuk ruangan”. Kata Sdn, LSM yang suka meliput di Pemda.

Banyak yang harus dijawab oleh Kepala Dinas masalah kinerjanya yang kurang bagus , kata Edo sambil memberi contoh yaitu 1. Kepala SMPN 8 tiga tahun sakit tidak diganti ganti ( Berita di Macannews.com ), 2. Dana BOS yang terlambat di turunkan ke sekolah, 3. Pungli studi tour yang marak , 4. Tertutupnya Sekdin sebagai PPID untuk menjelaskan pertanyaan LSM dan Media  dan sistim yang terlalu tertutup pejabat Dinas Pendidikan seperti Kabid Non Formal, Manager BOS, dan Kadis dan Sekdin yang selalu main petak umpet. ( Edi )

Foto : redaksi Fakta Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *