Kategori
Pendidikan

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BEKASI TERKESAN “TUTUP MATA” DUGAAN KORUPSI STUDI TOUR SMP

SMPN 1 Cikarang Utara
H Tatang Edi Putra Kepala SMPN 2 Cikarang Utara

Kabupaten Bekasi (Macannews)
Kegiatan studi tour merupakan salah satu agenda pembelajaran di luar sekolah. Bahkan kegiatan ini dianjurkan dilaksanakan oleh  kurikulum tetapi dengan melihat kondisi dan kemampuan keuangan orang tua siswa.
Dalam kegiatan  bertujuan menambah wawasan serta ilmu pengetahuan setiap anak didik seperti memahami nilai nilai sejarah yang belum pernah di lihat langsung tempat kejadiannya.
berbagai masalah bermunculan seperti besarnya biaya yang dibebankan kepada setiap siswa sehingga menimbulkan keluhan bagi orang tua siswa yang tidak mampu.
kutipan studi tour yang dibebankan kepada setiap siswa kelas IX SMP Negeri 1 dan 2 Cikarang Utara Rp. 1.275.000 /siswa yang akan dilaksanakan bulan April 2019. menurut beberapa orang tua siswa sangat memberatkan, dan membuat kebutuhan lain akan terganggu kata EM ( 54 tahun ) yang kami temui di pos satpam SMPN 1 Cikarang Utara yang akan menjemput anaknya pulang sekolah. ” Apakah masuk akal biaya sebesar itu pak ? katanya ke macannews. kami menanyakan ke salah satu pengajar di sekolah tersebut yang minta namanya dirahasiakan mengatakan ” saya mendengar kepala sekolah meminta fee Rp 50.000.- per siswa kelas 7, 8 dan 9 katanya, coba kita kalikan 1000 siswa wah kepala sekolah dapat 50 juta bersih dengan duduk manis katanya. kami mencoba menemui Kepala sekolah Bandi subandi namun tidak jelas keberadaannya, satpam dan guru di sekolah ini tidak mengetahui kepala sekolah kemana dan juga didapatkan informasi dari salah seorang guru sekolah itu bahwa kepala sekolah ini suka absen di sekolah dan kalau datang juga mobil nya di buat di belakang sekolah di sembunyikan dan masuk dari pintu kecil di belakang sekolah.
lain lagi H Tatang edi putra kepala sekolah SMPN 2 Cikarang Utara yang di konfirmasi macannews di ruangannya Rabu (13/3) mengatakan dengan gagah mengatakan kepada wartawan kami agar menuiskan berita tersebut dia tidak gentar.( silahkan anda tulis di media anda saya tidak perduli) ucapnya seraya pergi mengatakan dia mau rapat. pengamat pendidikan dari LSM Leppansi Edo mengatakan kepada media ini Siswa dibuat menjadi perburuan yang gampang untuk mendapatkan uang dan komisi dari kegiatan studi tour, banyak perusahaan travel yang mengajukan tapi yang menang atau yang ditunjuk tetap travel yang itu itu juga,dan kami akan menginvestigasi dugaan siapa di dinas Pendiikan yang menjadi beking travel tersebut sehingga ampuh memenangi lobi menjadi travel yang ditunjuk dan berapa komisi yang di terima pejabat tersebut ? kata edo sambil memperkenalkan temannya pengusaha travel yang kalah bersaing mendapatkan pekerjaan dari dinas pendidikan walau fasilitas diatas dari travel yang sekarang ditunjuk. (EN )

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *