Kategori
Daerah Pendidikan

Kepala Cabang Dinas Wilayah 3 Bekasi, Geram Dengan Kepsek SMAN/SMKN Bekasi

Bekasi (Macannews)- Kepala Cabang Dinas Wilayah 3 Bekasi, Heri Panisila akan menindak secara tegas Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kotamadya dan Kabupaten Bekasi, yang diduga tanpa ijin dari KCD Wilayah 3 Bekasi mengikuti acara sosialisasi penyuluhan  hukum di SMKN 2 Cikarang Barat, Rabu 10/10/2018).

” Saya selaku KCD Wilayah 3 Bekasi tidak ada mengeluarkan izin baik secara lisan maupun tulisan kepada kepsek SMKN baik SMAN yang hadir dalam acara seminar tersebut,” kata Heri Panisila saat dihubungi via seluler, Rabu (10/10/2018).

Ia tampak geram mengetahui kabar itu mengatakan dirinya akan meminta penjelasan langsung dari sang Kepala Sekolah Kota/Bekasi mengenai adanya kejadian yang dianggapnya mencoreng dunia pendidikan.

“Kalau ini benar, tentunya perbuatan kepsek ini sudah mempermalukan Dinas Pendidikan Jawa Barat mencoreng dunia pendidikan kita, dan kami akan tindak tegas, setelah melapor ke Dinas pendidikan Provinsi Jawa Barat ” ujar Heri Panisila.

Namun, sebelum memberikan sanksi kepada oknum kepsek itu, KCD Wilayah 3 Bekasi memberi kesempatan kepada yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi hal tersebut.

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat- Pengawasan Pemberantasan Korupsi (DPD LSM-LEPPANSI) Jawa Barat, Fernando saat dimintai tanggapannya, Rabu (10/10/2018) mengaku heran melihat tingkah laku kepsek SMAN dan SMKN di Bekasi yang mana tanpa ada ijin lisan maupun tertulis dari KCD Wilayah 3 Bekasi ngotot mengikuti seminar hukum tersebut.

“Lho kok bisa berani kepsek mengikuti acara sosialisasi penyuluhan hukum tanpa ada persetujuan dari KCD Wilayah 3 Bekasi, wah sudah gawat ini,” bilangnya.

Melihat ulah dari para kepsek ini tentunya KCD wilayah 3 Bekasi dikangkangi para kepsek. Gubernur dan Dinas Pendidikan Jawa Barat sudah sepantasnya memanggil dan memberi sangsi biar ada efek jera.

” KCD Wilayah 3 Bekasi jelas-jelas dikangkangi kepsek kalau begini caranya dan diharap Gubernur serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sesegera memanggil dan memberi sangsi tegas kepada para kepsek yang membandel itu,” tegas Fernando disalah satu warung kopi di Tambun Selatan saat ditemui macannews. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *