Kategori
Daerah Pendidikan

Usut Kasus PPDB Dan Copot Kepsek SMAN 2 Bekasi

Bekasi(Macannews)-Lagi-lagi, dunia pendidikan terkhusus Kabupaten Bekasi, kembali tercoreng, pasalnya kasus indikasi penipuan dan manipulasi serta penggelembungan data siswa pada sistem penerimaan siswa baru (PPDB) di SMAN 2  Tambun Selatan (Tamsel) terkesan kebal hukum.

Melalui Dirmanto selaku Ketua Investigasi & ligitimasi LSM Macan Habonaron Wilayah Kabupaten Bekasi, Senin (30/7/2018) menyampaikan rasa kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan meminta kepada pihak aparatur hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Menurutnya, saat pihaknya melakukan konfirmasi dan investigasi ke sekolah SMAN 2 Tamsel, mengaku pihak SMAN 2 tidak kooperatif dan terkesan menutup diri.

“ Kami terus merasa terpanggil dan akan mengusut tuntas mafia-mafia kejahatan di dunia pendidikan ini khususnya di Kabupaten Bekasi. Saat kami mendatangi sekolah dan menemui Kepala Sekolah SMAN 2 Tamsel Kabupaten Bekasi, Iyan Alfian dan Burhanudin Spd selaku ketua panitia PPDB SMA Negeri 2 selalu tidak berada diruang kerjanya. padahal kasus pengumuman PPDB yang tidak transparansi yang hakikatnya terindikasi menipu masyarakat,” jelasnya.

Dijelaskannya, kecurangan dan kejanggalan tersebut berupa beberapa siswa yang mendaftar dan diterima lewat jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) serta Pemalsuan Data Kependudukan Calon Siswa lewat jalur diluar daerah yang diduga dilakukan panitia di SMAN 2 Tamsel.

” Salah satu temuan kami seleksi penerimaan siswa tahap II  lewat jalur luar daerah yang diketahui kuotanya hanya 10 %, yakni siswi  berinisial DP memakai kode 32 Jawa Barat yang tercantum di Nomor Induk Kependudukan (NIK)  dan Kartu Keluarga (KK) berdomisili diluar daerah Jabar,” Ungkap Dirmanto agar Iyan Alfian dan Burhanudin dicopot dan kasus ini diusut tuntas.

Benar saja saat macannews coba untuk mengkonfimasi via seluler, Senin (30/7/2018), Kepsek SMAN 2 Tamsel, Iyan Alfian tak kunjung menjawab selulernya bahkan pesan singkat yang dikirimkan juga tak kunjung berbalas meski nada selulernya dalam keadaan aktif.

Terkesan kompak untuk menolak dikonfirmasi, hal yang sama di tunjukkan Ketua Panitia PPDB SMAN 2 Tamsel Kabupaten Bekasi, Burhanudin yang mana saat dihubungi via seluler dalam keadaan tidak aktif, sedangkan pesan singkat yang dikirimkan macannews tak kunjung berbalas. (EN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *