Kategori
Hukum Kriminal Siantar

Dishub Siantar Diduga Membohongi Masyarakat, Tanda Dilarang Parkir Jam 07.00 Wib – 17.00 Wib Ditaman Bunga Siantar Hanya Pajangan

Siantar (Macannews)-  Jangan hanya memberi perintah kepada bawahannya, sudah seharusnya Walikota Siantar, Hefriansyah Noor mau turun dan melihat langsung ke lapangan apa yang sudah dikerjakan bawahannya terhadap masyarakat. Salah satu contoh, plank larangan parkir di Taman Bunga Siantar tertulis jelas kalau kendaraan baik roda dua dan roda empat dilarang parkir mulai dari jam 07.00 – 17.00 Wib. Namun nyatanya tulisan itu hanya pajangan yang dibuat oleh Dinas Perhubungan Kota Siantar, Selasa (24/7/2018).

Dari amatan wartawan dilokasi parkir Taman Bunga Siantar, Sabtu dan Minggu tampak kendaraan roda dua dan roda empat sudah berjejer parkir oleh para jukir dilokasi ini meski masih sekitar jam 13.00 Wib. Sama halnya dengan hari Minggu, tampak kendaraan roda dua dan roda empat berjejer parkir meski masih sekira jam 11.00 wib.

Lebih mirisnya lagi, dilokasi parkir ini menueurt pengakuan pedagang odong-odong dan pedagang mainan anak-anak dikenakan biaya parkir oleh Juru Parkir (Jukir) sebesar Rp 30-50 Ribu dari jam 17.00- 10.00 Wib.

Sementara pengakuan para Jukir saat ditanyai wartawan ini dilokasi, mengaku terpaksa melanggar peraturan yang tertulis di plank tentang larangan parkir jam 07.00 – 17.00 wib di Hari Sabtu dan Minggu dikarenakan setoran yang cukup tinggi setiap harinya yang di patokkan Dishub Kota Siantar.

” Mau kayak mana lagi bang, setoran kami setiap harinya tinggi kali sebesar Rp 250 Ribu/hari dibuat Dishub, kalau gak kami turuti dipecat kami,” kata pria ini minta namanya tidak dipublikasi.

Ketika ditanya apakah para jukir di Taman Bunga Siantar pernah dihimbau Dishub Siantar agar mematuhi apa yang tertulis di plank larangan parkir?

Sembari tersenyum, jukir ini mengaku sama sekali tidak pernah ada himbauan dari Dishub Siantar agar mematuhi plank larangan parkir tersebut terkecuali Dishub hanya menanyai setoran parkir.

” Kalau himbauan dari Dishub Siantar kepada jukir disini gak pernah ada bang, terkecuali himbauan kepada jukir agar jangan terlambat menyetor setiap harinya,” Ucap pria ini mengaku terpaksa jadi jukir dikarenakan belum ada pekerjaan lain.

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kabag Humas Pemko Siantar, H. Hamam Soleh mengakui kalau hal itu tidak diperbolehkan apalagi sudah ada plank larangan parkir dari jam 07.00 – 17.00 Wib. Meskipun demikian, Hamam Soleh berjanji akan membawa permasalahan parkir di Taman Bunga Siantar ke Rapat Kerja Pemko Siantar yang akan dilaksanakan, Rabu (25/7/2018).

” Terima kasih atas informasinya, akan saya bawa permasalahan ini ke Rapat Kerja Pemko Siantar,” bilang Hamam Soleh berjanji. (EP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *