Kategori
Hukum Kriminal Siantar

Terkait Judi Gelper CV Bintang Jaya, Humas Pemko Siantar : Akan Kita Bawa Ke Rapat Kordinasi Pemerintah

Siantar (Macannews)-

Nyali Walikota Siantar, Hefriansyah di uji, pasalnya Gelper berbau judi di CV Bintang Jaya di Jalan Kapten Piere Tandean, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar masih tetap eksis beroperasi kurang lebih 3 tahun tanpa mengantongi ijin usaha. tentunya masyarakat Siantar terkhusus warga sekitar Gelper CV Bintang Jaya sangat berharap, Walikota Siantar, Hefriansyah Noor untuk menutup Gelper tersebut yang diduga dibekingi oknum-oknum tertentu.

Ijin Usaha Gelanggang Permainan (Gelper) CV. Bintang Jaya  yang sudah beroperasi kurang lebih 3 tahun sama sekali tidak diketahui Pemko Siantar.

Ketika dikonfirmasi, Humas Pemko Siantar, H. Hamam Soleh diruang kerjanya, Senin (23/7/2018) terkait ijin Usaha Gelper CV Bintang Jaya di Jalan Piere Tandean, Kecamatan Siantar Timur, sempat mengaku-ngaku kalau Gelper CV Bintang Jaya sudah memiliki ijin usaha.

” Pemko Siantar tahu, orang ada ijinnya kok,” kata Hamam Soleh.

Namun ketika wartawan ini coba menjelaskan kalau sebelumnya Kabid Badan Penanaman Modal dan PIT  Kota Siantar, Mardiana Sinaga pernah dikonfirmasi terkait ijin usaha Gelper CV Bintang Jaya dan sama sekali tidak mengantongi ijin usaha.

” Ooo iya nya, Sori-sori gak ada rupanya ijin usahanya,” bilang Hamam Soleh sembari menghubungi, Mardiana Sinaga via seluler.

Ditanya perihal Pemko Siantar terkesan melakukan pembiaran terhadap Gelper berbau judi di CV. Bintang Jaya yang sudah beroperasi kurang lebih 3 tahun?

Dikatakan Hamam, kalau Gelper CV. Bintang Jaya harusnya mengurus ijin usahanya, itupun apabila tidak meresahkan warga sekitar, kata Hamam sedikit rada tak nyambung dengan pertanyaan wartawan.

Anehnya Hamam malah balik menanyakan kepada wartawan perihal pernah apa tidaknya masyarakat membuat pengaduan ke Pemko Siantar.

” Setahu mu, apa pernah warga mengadu ke Pemko Siantar,” tanya Hamam ke wartawan ini.

Mendengar pertanyaan Hamam, lalu wartawan ini menanyakan kembali apakah Pemko Siantar baru bertindak ketika ada masyarakat yang mengadu terkait usaha berbau judi apalagi Gelper CV Bintang Jaya berdampingan dengan salah satu sekolah?

Sayang, pertanyaan wartawan ini hanya bisa dijawab dengan diam oleh Hamam Soleh.

Tak lama Hamam soleh mengatakan kepada wartawan ini dan berjanji akan membawa permasalahan ini ke Rapat Kordinasi Pemerintahan yang akan diselengarakan Hari Rabu (25/7/2018).

Namun kembali wartawan ini bertanya apakah Pemko Siantar harus mengadakan rapat terlebih dahulu untuk menutup Gelper CV Bintang Jaya yang sudah 3 tahun beroperasi dan tidak memiliki ijin usaha?

Hamam Soleh terkesan buang badan dengan mengatakan Gelper CV Bintang Jaya bisa berdiri sampai dengan 3 tahun dikarenakan siapa? kalau menyangkut judi, kalau bicara judi dan meresahkan masyarakat tugas siapa seharusnya., Ucap Hamam Soleh terkesan kata-katanya menyindir Polisi.

Tapi itupun kata Hamam Soleh berjanji akan membawa masalah ini ke Rapat Kordinasi Pemerintah. sabar ya, nanti kita beritahu hasilnya apa langkah-langkah Pemko terkait Gelper CV. Bintang Jaya, terang Hamam Soleh mengakhiri.

Sekedar diketahui kalau sebelumnya, Pengamat pendidikan, warga sekitar Gelper, LSM, MUI, Pendeta, Pengamat Hukum di Kota Siantar sudah meminta pihak terkait agar sesegera menutup Gelper CV. Bintang Jaya dikarenakan berbau judi. Kuat dugaan pengusaha Gelper CV Bintang Jaya yang kabarnya etnis Tionghoa warga Tebing-Tinggi ini dibekingi oknum polisi, wartawan, ormas dan preman. (EP)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *