Kategori
Daerah Hukum Kriminal Uncategorized

Ismail Tewas Ditikam Sesama Parmitu

 Tebing tinggi ( Macannews)- Ismail alias Lis (45) warga Jalan Demokrasi Lingkungan V, Kelurahan Beroho (Paya Kuruk) l, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, tewas ditikam temannya sesama parmitu di lapo tuak Kusprianto di Lingkungan I, Kelurahan Pinang Mancung, Tebing Tinggi. Selasa (11/6/2018).
Berdasarkan informasi yang didapat dari saksi di lokasi kejadian menyebutkan bahwa, Awalnya, Sabtu(9/6/2018) sekitar jam 17.00 wib, Ismail alias Lis datang ke warung, Kusprianto untuk menikmati minuman tuak. berselang jam 4 jam kemudian,  pelaku dan beberapa orang temannya diperkirakan berjumlah kurang lebih 10 orang masuk ke kedai tua milik, Kusprianto lalu memesan tuak untuk disuguhkan.
Namun saat Ismail sedang menikmati minuman tuak sembari berkaraoke, pelaku meminta Ismail untuk bergantian bernyanyi. Dikarenakan keduanya sudah di pengaruhi alkohol, Ismail dan pelaku bertengkar mulut dan terjadilah keributan dimana pelaku yang belum diketahui identitasnya menikam perut sebelah kanan dan dada serta leher Ismail menggunakan senjata tajam diduga pisau.
Mendapat tusukan berkali-kali ke tubuhnya, Ismail langsung roboh dan tersungkur dilantai sembari mengeluarkan darah segar. Melihat Ismail terkapar di lantai, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi bersama teman-temannya.
” Hanya gara-gara rebutan berkaraoke bang, namun tiba-tiba Ismail (Korban) dan Pelaku bertengkar hebat hingga berujung penikaman,” Ujar sumber yang tak mau namanya disebutkan.
Mendapat kabar ada keributan di Lapo Tuak milik Kusprianto, petugas polsek rambutan turun ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban Ismail ke rumah sakit Dr Kumpulan Pane Jalan Kumpulan Pane Kecamatan Tebing tinggi Kota, Kota Tebing tinggi. Namun diperkirakan karena banyaknya darah yang keluar, nyawa korban Ismail tak terselamatkan.
Sementara saat dikonfirmasi via seluler, Minggu (10/6/2018), Kapolsek Rambutan AKP Leo Sembiring membenarkan kejadian tersebut diatas namun untuk identitas pelaku dan apa motifnya, masih dalam penyelidikan, Ucapnya dengan singkat. (Parsaoran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *