Kategori
Hukum Kriminal Siantar

Tak Miliki Izin, Pedagang Bazar Ngaku Sudah Setor Uang Lapak

Siantar(Macannews)- Pedagang Bazar di plataran Gedung Olah Raga (GOR) Kota Siantar Jalan Merdeka bernasib apes, lapak yang mereka gunakan untuk berjualan ternyata tidak memiliki ijin dari Walikota Siantar. Sementara pedagang bazar ini mengaku sudah setor uang panjar lapak ke salah satu oknum bernama Rudi Silalahi yang mengaku sebagai Event Organizer (EO) Bazar GOR Siantar, Jumat (1/6/2018).

Hal tersebut diketahui saat satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-Pp) Kota Siantar mendatangi lokasi bazar dengan menggunakan Toa menghimbau agar pedagang tidak lagi berjualan di pelataran parkir GOR paling lambat Jumat (1/6/2018) sebab ijin pemakaian pelataran GOR untuk berjualan sama sekali tidak ada dari Walikota Siantar, himbau salah satu anggota SatpoL-Pp bernama Amri. usai menghimbau pedagang, Satpol-Pp meninggalkan lokasi bazar meski sempat sebelumnya aparat penegak perda ini menunggu panitia bazar bernama Rudi Silalahi yang mengaku sebagai EO bazar GOR kurang lebih setengah jam lamanya namun, tak muncul-muncul juga.

Melihat dan mendengar himbauan Sapol-Pp, para pedagang terkejut sebab para pedagang mengaku sudah menyetor uang lapak ke pria bernama Rudi Silalahi yang mengaku sebagai Event Organizer (EO) bazar GOR.

” Kalau begini ceritanya saya sudah ditipu si Rudi Silalahi itulah bang, soalnya saya sudah bayar panjar uang lapakĀ  sebesar 1 Juta Rupiah selama 24 hari ke Rudi Silalahi yang mengaku sebagai EO bazar GOR ini,” ucap pedagang bernama Rina.

Hal yang sama juga dikatakan pedagang lainnya mengaku sudah menyetor uang lapak lapak ke pria bernama Rudi Silalahi.

” Pedagang disini sudah bayar semua uang lapak ke Rudi Silalahi bang, dan waktu itu Rudi Silalahi juga mengaku sebagai EO dan sudah mengantongi ijin pemakaian pelataran GOR untuk berdagang, itu makanya kami pedagang disini berani berjualan,” kata beberapa pedagang kesal.

Dari Pantuan macannews dilokasi bazar, tampak berdiri stand pedagang pakaian, sepatu, jam tangan dan dari depan GOR tampak beberapa pria dan wanita menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir yang mana untuk sepeda motor di patok Rp 3 Ribu Rupiah sekali parkir sedangkan mobil Rp 5 Ribu Rupiah.(GN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *