Kategori
Terkini topnews

Terkait Empat Pejabat Bermasalah, BKD: Sekda Siantar Salah Tafsir?

Siantar (Macannews)

Penghunjukan Budi Utari sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar patut dipertanyakan. Bagaimana tidak, Sekda yang sempat mendapat penolakan dari warga Siantar ini salah tafsir dan diyakini tidak paham Peraturan  Pemerintah (PP) No 11 Tahun 2017.Akibatnya 4 pejabat di Kota Siantar kini jadi bermasalah.

Berikut petikan konfirmasi wartawan macannews.com, Jumat (18/5/2018)

Macannews : Selamat Sore, apa benar sampai sekarang saudara belum menerima salinan putusan SK padahal saudara sudah dilantik menjadi Lurah oleh Walikota?

(NS, salah satu lurah yang bermasalah) : Benar pak!

Macannews : Apa masalahnya sehingga saudara sampai sekarang belum menerima salinan putusan tersebut?

(NS) : Sampai sekarang saya belum tahu mengapa salinan putusan SK saya belum keluar pak, yang pastinya orang BKD yang tahu hal itu.

Macannews : Apa benar pendidikan terakhir saudara SMA sederajat?

(NS) : Maaf ya pak, saya lagi di pajak, kalau untuk lebih lanjutnya tanya saja BKD.

Macannews : Apa benar pendidikan terakhir saudara SMA sederajat (pertanyaan kembali di ulang wartawan)

(NS) : Maaf ya pak, saya lagi di pajak disini rame sekali, tanya bapak saja BKD.

Macannews : Apa benar saudara titipan dari Camat Siantar Barat dan masih ada hubungan family dengan Walikota Siantar, Hefriansyah Noor?

(NS) : Untuk selanjutnya tanya BKD saja ya pak, saya lagi dipajak.

Kemudian Macannews melakukan konfirmasi dengan Kepala BKD Siantar Zainal Siahaan. Berikut petikannya;

Macannews : Apa benar ada 4 pejabat di Pemko Siantar yang sudah dilantik pendidikan terakhirnya SMA sederajat dan di dinas mana saja itu pak serta siapa nama ke 4 pejabat itu?

Zainal Siahaan : Benar..namun saya lupa mereka di dinas mana serta namanya pun saya lupa.

Macannews : Salah satunya SN menjabat sebagai lurah hanya lulusan SMA sederajat, apa diperbolehkan peraturan pak?

Zainal : Nantilah, sedang kita evaluasi.

Macannews : Menurut PP No 11 Tahun 2017 pendidikan terakhir minimal D3, apa benar seperti itu pak?

Zainal Siahaan : itulah mau kita evaluasi kembali dan tim Baperjakat salah tafsir perihal Itu, apalagi PP No 11 Tahun 2017 itukan peraturan baru, ya biasalah namanya juga peraturannya baru.

Macannews : Maksud bapak Sekda yang merupakan Ketua Baperjakat salah tafsir?

Zainal Siahaan : Ya, seluruhnya lah namanya juga tim.

Macannews : Apa benar dalam mengambil keputusan, bapak (Zainal Siahaan-red) tidak dilibatkan alias hanya disuruh tanda- tangan oleh sekda

Zainal Siahaan : Ah gak benar itu, dari awal saya dilibatkan kok.

Macannews : Apa benar Asisten III tidak dilibatkan dan yang menggantikan Asisten II, sementara diketahui itu merupakan gawean asisten III?

Zainal Siahaan : Kalau itu tidak ada kewajiban harus asisiten III,  Asisten II pun bisa dan itu tidak ada masalah. Sedangkan tugas dari asisten III hanya berkordinasi ke dinas-dinas.

Macannews : Apa benar (SN) Yang merupakan lurah bermasalah tersebut masih ada hubungan family dengan Walikota Siantar, Hefriansyah Noor?

Zainal Siahaan : Ah..kalau itu semuanya kita yang hidup ini berfamily, semua kita saudara dan semuanya family pak wali.

Macannews : Apa benar pak, lurah (SN) masih berfamily dengan Pak Wali?

Zainal Siahaan : semua kita ini berfamily.ok

Namun hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi sangat disayangkan, Sekda Kota Siantar, Budi Utari enggan menjawab konfirmasi wartawan macannews meski beralasan sedang Mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD kota Siantar yang dikirimkannya melalui Whatsapp.

Sedangkan Kepala Inspektorat, Robert Dontes Simatupang dan Asisten III, Baren Alijoyo Purba belum dapat dikonfirmasi saat dicoba dihubungi via seluler.(GN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *