Kategori
Pendidikan Terkini

Kasubag TU SMKN 1 Tambelang Larang Wartawan Meliput Sertijab Kepsek

Bekasi (Macannews)

Entah apa maksudnya, tapi yang jelas beberapa kuli tinta alias wartawan terpaksa mengelus dada melihat ulah oknum Kasubag TU SMKN 1 Tambelang Bekasi, Jawa Barat

Macam mana tidak, para kuli tinta yang berniat ingin meliput kegiatan acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Sekolah tersebut dilarang oleh Nur Ali, Kasubag TU SMKN tersebut

Suasana yang tidak menyenangkan itu terjadi Senin (16/4/2018) lalu. Siang itu kru macannews bersama sejumlah wartawan media cetak lainnya, berkumpul di pos Satpam SMKN 1 Tambelang dengan maksud akan meliput acara Sertijab kepala sekolah lama Ade Safrudin kepada penggantinya Noriandi, kepsek yang baru.

Tiba-tiba tanpa memberitahu apa alasannya, Nur Ali meminta sejumlah wartawan agar meninggalkan lokasi sekolah dan tidak diizinkan meliput kegiatan acara sertijab tersebut

Merasa bingung dan jengkel, wartawan berniat mempertanyakan hal itu kepada Nur Ali terkait pelarangan wartawan untuk melakukan tugasnya sebagai jurnalis.

” Kami tanya kepada pak Nur Ali yang ketika itu masih di tempat itu. Tanpa komentar dan cuek dia (Nur Ali) langsung masuk ke dalam ruangan sekolah. Setelah tidak mendapat respon dari pihak sekolah, kami membubarkan diri walapun terasa jengkel dihati”. ungkap Sudrajat salah satu wartawan media cetak.

Fernando salah satu pemerhati pendidikan di Kab Bekasi sekaligus Ketua Umum LSM Lembaga Pengawasan dan Pemberantasan Korupsi (LEPPANSI) yang coba dimintai tanggapannya, kepada macannews mengatakan sangat menyayangkan sikap oknum PNS tersebut

Kata dia lagi, oknum PNS itu bisa dipidanakan karena dianggap melanggar ketentuan pidana Pasal 18 yang mengatakan setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang menghambat atau menghalangi ketentuan – ketentuan Pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 terkait menghalang-halangi upaya media untuk mencari dan mengolah informasi dapat dipidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda Rp 500 juta. Ini dalam ketentuan pidana yang diatur dalam UU Pers.

Dijelaskannya,dalam Pasal 4 Undang-undang Pers menjamin kemerdekaan pers memperoleh dan menyebar luaskan gagasan dan informasi. Oleh karena itu perbuatan tersebut dapat dipidanakan. ” Oleh karna itu untuk semua pihak, agar berhati-hati betul ketika menghadapi wartawan agar kejadian yang sama tidak terulang kembali”ungkapnya.

Kepala sekolah SMKN 1 Tambelang Novriandi ST M Kom ketika hendak dikonfirmasi macannews,Kamis (19/4/2018) masih memimpin rapat di sekolah tersebut.

Sementara Nur Ali ketika dikonfirmasi, langsung pergi berlalu ke salah ruangan seraya mengatakan “maaf tidak ada waktu, mau menghadiri rapat,”.(Edy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *