Kategori
Hukum Kriminal Terkini topnews

Dua Perampok dan Penadah Disergap Polisi Tebing Tinggi

Tebingtinggi (Macan News)
Dua  perampok terhadap korban Robby Iswahyudi (53), karyawan swasta,  warga Dusun III, Desa Binjai, Kecamatan Tebing Syahbandar, Sergai, akhir Maret lalu lalu sekira Pukul 23.30 Wib, berhasil ditangkap Sat Reskrim Polres Tebingtinggi Jumat (13/4) siang.

Kasus perampokan yang terjadi saat korban sedang melintas dengan mengendarai kereta Honda Vario di Jalan Lintas Tebing Tinggi-Dolok Merawan, Desa Naga Kesiangan, Kec Tebing Tinggi, Sergai

Kedua perampok bersama penadah yang berhasil ditangkap Polisi yaitu Subuh Hari Pramono alias Bancet (38), supir rental dan Sugiwanto alias Kirun (40),bersama seorang penadah Faisal Rahmadi alias Faisal (22), Security kebun. Ketiganya merupakan warga Dusun VIII, Desa Paya Pinang, Kec Tebing Syahbandar, Sergai.

Sementara satu pelaku Subuh Hari Pramono alias Bancet terpaksa ditembak kedua kakinya karena berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri pada saat petugas membawa pelaku hendak melakukan pengembangan kepada pelaku lain.

Kasat Reskrim PolresTebingtinggi melalui Kanit Reskrim Iptu Baringin Jaya Jumat (13/4), membenarkan dan menjelaskan kronologis kejadian dan penangkapan ketiga pelaku.

Akibat perampokan, korban ditaksir  mengalami kerugian sekitar Rp20 juta karena kehilangan kereta Honda Vario,1 unit Hp Oppo,1unit kamera, dan 1unit GPS yang dicuri kedua pelaku.

Selain kehilangan barang barang, korban juga sempat pingsan karena terjatuh saat dipepet dan disengol kedua pelaku yang menyebabkan korban mengalami luka luka di wajah dan tangan, terang Kanit Reskrim Baringin Jaya.

Korban lalu membuat laporan dan selanjutnya Personil Sat Reskrim segera melakukan penyelidikan dan cek tkp untuk mengumpulkan bukti bukti.

Dari hasil  penyelidikan, Rabu (11/4) Polisi mendapat informasi bahwa HP milik korban ada pada saksi Tri Novianti (42),warga Dusun III, Desa Binjai, Kec Tebing Syahbandar, Sergai dan HildaPurwanti Br. Ginting (25), warga Emplasment Perkebunan Tanah Gambus, Kec Lima Puluh, Kab Batubara.

Mendapat petunjuk, personil Sat Reskrim langsung mendatangi dan menanyakan pada kedua saksi dari mana didapat Hp tersebut. Pada Polisi, keduanya mengakui bahwa HP tersebut didapat dari Wati.

Polisi segera melacak keberadaan Wati. Dari informasi yang didapat, Rabu (11/4) sekira jam 21.00 wib petugas berhasil menemukan Wati sedang berdua dengan pelaku Bancet di sebuah  Losmen Delima di Kota Tebingtinggi.

Pada Polisi, Wati mengakui bahwa HP tersebut didapat dari Bancet dan ditindaklanjuti Polisi dengan menangkap dan  membawa Bancet ke Polres Tebingtinggi  untuk dilakukan pemeriksaan, jelasnya.

Dihadapan penyidik, pelaku Bancet  mengakui telah melakukan perampokan  bersama Kirun. Dari hasil.keterangan Bancet, Kamis dini hari (12/4) sekira jam 02.00 wib, polisi segera melakukan penangkapan terhadap Kirun dan Faisal sang penadah kereta curian milik korban.
Kini ketiga pelaku beserta barang bukti telah kita amankan di Polres Tebingtinggi guna untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Kedua pelaku akan dikenakan  Pasal 365 KUHPidana  dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun, jelasnya.(Gabe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *