Kategori
Daerah

Kepala Desa Suka Maju Tambelang, Diduga Menutup-tutupi Pungli PTSL dan Dana Penyertaan Bumdes 50 Juta

Kabupaten Bekasi ( Macannews.com )

Selama Menjabat sebagai Kepala Desa Sukamaju Kecamatan Tambelang, M Sarih diduga sudah banyak melakukan kesalahan diluar dugaan warganya khsususnya para pendukungnya saat pemilihan kepala desa  setahun yang lalu

Selain mengecewakan warganya sendiri,  M Sarih Kepala Desa Sukamaju merasa tidak ada tanggung jawab menjadi Kepala Desa diduga jarang masuk kantor dan susah untuk ditemui sehingga pelayanan urusan surat menyurat kependudukan dan lainnya sering terkendala. Begitu juga para stap/pegawainya jarang masuk kantor, sehingga kantor desa sering tutup tanpa jelas alasannya.

Ketua LSM LEPPANS,I Edo yang mengaku kecewa dengan ulah M Sarih Kepala Desa Sukamaju yang tidak mau transparan dan sengaja menutup-nutupi dugaan pungutan liar (Pungli) program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Sukamaju yang dipimpinnya

Menenurut Edo, dari data BPN yang didapatkan LSM Leppansi, Desa Suka Maju mendapat kuota 3700 Peta Bidang Tanah yang ditetapkan 14 Juni 2019. Ternyata dari beberapa pengakuan warga, pelaksanaannya ditemukan penyimpangan diduga pungutannya di luar SK bersama menteri ATR BPN.

“LSM leppansi sudah memberikan Surat Klarifikasi dengan tanda terima oleh staff desa, tetapi hingga kini, M Sarip tidak menjawab baik tertulis dan lisan, M Sarih dianggap selalu menghindar dari tanggung jawab sebagai kepala desa  yang dipercaya Negara mengelola uang negara secara transparan dan akuntabel. Surat Kedua akan d layangkan oleh LSM Leppansi dan akan di lanjutkan pelaporan ke kasus hukum dugaan Pungli,” bebernya

Selain dugaan Pungli PTSL, LSM LEPPAMSI juga akan melaporkan Kades M Sarih terkait BUMDes yang tidak jelas. Padahal dalam laporannya jelas ada penyertaan modal Rp 50 juta , ketika di investigasi  hanya spanduk yang terpampang di dekat rumah Kades yang bertuliskan BUMDes,

Ketika dikonfirmasi tentang keberadaan BUMDes  Sukamaju, Lurah M Sarih menunjukkan sifat arogan yang dimilikinya selama ini dengan cara marah marah dengan nada tinggi terdengar melalui telepon selulernya. Untuk itu Aparat Kepolisian dan Kejaksaan diharapkan segera mengusut Kades Sukamaju yang diduga bermasalah dalam pengelolahan ADD , Agar permasalahan yang segera diketahui titik terangnya kemana Uang Negara selama Kades M Sarih menjabat. ( Edy )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *