Pemkot Butuh Perda Rencana Induk Pariwisata

Pemkot Butuh Perda Rencana Induk Pariwisata

- in Pariwisata, Siantar
16
Foto: Konsultasi Publik Riparkot Siantar.

Pemerintah Kota (Pemkot) Siantar menilai perlu mengatur pembangunan kepariwisataan secara terpadu mulai dari visi, misi, tujuan sasaran, kebijakan, strategi pembangunan, hingga pengawasan dan pengendaliannya.

Sektor pariwisata bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena itu perlu keseriusan semua pihak melalui kegiatan ini diharapkan dapat lebih memperkaya muatan yang tercantum dalam draf Ranperda, serta sebagai payung hukum terhadap segala upaya dalam rangka peningkatan kepariwisataan, kata Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor.

Konsultasi publik ini merupakan salah satu tahapan penyusunan Ranperda sebagaimana diamanatkan pasal 23 dan pasal 29 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah. Disebutkan bahwa naskah akademik dan draf Ranperda yang diusulkan oleh pemrakarsa perlu dilakukan penyelarasan, pengharmonisasian, pemantapan, dan pembulatan konsepsi atas substansi materi yang akan diatur lebih lanjut untuk menjadi sebuah perancangan perda melalui uji publik bersama stake holder terkait, ujar walikota.

Tak lupa Wali Kota meminta untuk memberikan kritik, masukan serta sumbang saran terhadap draf Ranperda ini sebelum disampaikan ke DPRD Siantar untuk dibahas bersama dengan Pemko.

Sementara Plt Kadis Pariwisata Drs Pardamean Silaen menyampaikan Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi publik, pemahaman persamaan persepsi, wawasan dan pemantapan substansi materi yang akan diatur dalam draf ranperda tersebut, pemantapan konsepsi agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta dapat mengakomodasi kearifan lokal untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam acara tersebut terlihat hadir Staf Ahli, para Asisten, seluruh pimpinan OPD terkait, unsur akademisi perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pelaku usaha dan narasumber Yani Andriani dari pusat perencanaan dan pengembangan kepariwisataan ITB. (Ibrahim)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Sembilan Renja Pemko Pematangsiantar Tekan Angka Kemiskinan

Siantar (Macannews)- Berdasarkan peraturan Presiden RI nomor 15