Gelper CV Bintang Jaya “Usaha Berbau Judi Dibungkus Dengan Hiburan” Poldasu Diminta Turun Tangan Tangkap Big Bos Dan Oknum Gelper Di Siantar

Gelper CV Bintang Jaya “Usaha Berbau Judi Dibungkus Dengan Hiburan” Poldasu Diminta Turun Tangan Tangkap Big Bos Dan Oknum Gelper Di Siantar

- in Hukum Kriminal, Selebritis, Siantar
1264
Foto : Gelanggang Permainan (Gelper) CV Bintang Jaya Dikompleks Ruko SBC, Jalan Kapten F Tandean Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Timur.

Siantar (Macannews)- Usaha gelanggang permainan (Gelper) yang diduga berbau judi dengan memberi harapan untuk mendapat hadiah ataupun menang dasar permainan dengan modal uang tunai membeli koin .Tidak jarang yang bermain di Gelper jadi bangkrut uang dikoceknya dikuras. Praktik usaha ini banyak sebelumnya beroprasi di Kota Pematangsiantar meski belum punya ijin dari Pemko Siantar, Sabtu (30/6/2018)

Dari penelusuran macannews di lapangan bahwa usaha Gelper CV Bintang Jaya di Jalan Kapten Piere Tandean, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar berkedok hiburan tersebut setiap hari dipadati penggemar sehingga toke usaha yang berbau judi dibungkus dengan hiburan itu mendulang untung besar setiap hari bisa mencapai belasan juta rupiah. Namun diduga penghasilan Gelper tersebut dicurigai tidak ada membayar pajak berupa PPN dan PPH kepada Pemberintah sehingga toke atau bos Gelper cepat kaya raya.

Aktivitas Gelper di Siantar tahun (2016-2018) sempat kocar-kacir, yakni Gelper GG Zone Di Jalan Tanah Jawa Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara, Gelper Bintang Jaya di Kompleks Megaland Kelurahan Sangnawaluh Kecamatan Siantar Timur, Gelper Abi Zone di Jalan Kartini Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat lantaran di gerebek Poldasu,  karena dengan alasan usaha tersebut berbau judi berkedok hiburan untuk anak-anak padahal terlihat di lokasi Gelper yang terjun bermain adalah orang-orang yang membawa modal uang di kantong yang berusia dewasa bahkan ada yang tua bangka bau tanah. Ketika itu petugas Poldasu berhasil menangkap pemain dalam Gelper tersebut jumlahnya mencapai kurang lebih 30 orang. Dan diperoses sesuai hukum yang berlaku dan di jebloskan ke penjara.

Tetapi justru ada yang aneh dengan gelper yang satu ini, yakni gelper CV Bintang Jaya Jalan Kapten Piere Tandean, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur meski belum lama ini puluhan warga sekitar demo dan protes atas keberadaan gelper King Zone di kampung mereka, namun si pengusaha bak kebal hukum masih tetap eksis menjalankan usahanya, Diduga kuat usaha Gelper yang berbau judi itu dibeking oleh oknum tertentu dan di duga kuat ada KKN dengan pihak oknum tertentu sehingga bisa merajalela.

Padahal banyak kalangan di Siantar menyoroti keberadaan Gelper yang menguras uang rakyat yang sudah di rasuki setan bermain Gelper tersebut tetapi aparat berkompetan tetap saja adem ayem padahal usaha tersebut berbau judi dibungkus hiburan. Sampai sejauh itu praktik bisnis berbau judi yang dibungkus dengan hiburan tersebut dibiarkan  seakan ada indikasi diduga aparat berwajib di Siantar mandul memberantas Gelper tersebut.

Ketika dimintai tanggapannya atas keberadaan Gelper CV Bintang Jaya yang hingga kini masih beroperasi, Ketua DPP LSM Macan Habonaron, Jansen Napitu mengatakan Peristiwa penggerebakan judi gelper di Kota Siantar, yang dilakukan oleh Poldasu beberapa waktu lalu, sudah mencoreng kinerja Polres Siantar. Kali ini, Polres diminta jangan sampai lengah dengan berkembangnya judi Gelper di Siantar. Sehingga harus segera mengambil tindakan cepat dengan mengulung judi yang ada di Siantar salah satunya Gelper tersebut.

”Jangan sampai terjadi dua kali. Yang di Siantar langsung digerebek Poldasu, ini akan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polres Siantar. Kita minta polisi setempat yaitu Polres Siantar untuk mengulung judi gelper CV Bintang Jaya, tangkap Big Bos dan Oknum yang membekingi Gelper CV Bintang Jaya secepatnya. Jangan sampai keduluan Poldasu,” tegas Jansen.

Ia mengatakan, dengan ada informasi Gelper berbau judi di CV Bintang Jaya, Polres Siantar harus segera menyikapi, bila perlu Poldasu dan Polres Siantar menurunkan mata-mata untuk memantau aktivitas di lokasi yang diinformasikan.

“Harusnya dengan segera disikapi aparat kepolisian di daerah ini karena bagaimana pun Gelper berbau judi itu harus dibasmi. Karna sudah terlalu bebas dan tak pernah tersintuh hukum,” kata pria yang dikenal kritis ini yang mengingatkan Polres Siantar.

Jansen dikesempatan itu meminta aparatur pemerintah daerah untuk dapat pro aktif memantau kawasan atau wilayahnya agar terhindarnya dari tindakan bersifat negatif dan membuat masyarakat resah. Sebab sambungnya, untuk keamanan dan kenyamanan itu tidak semata jadi tanggungjawab aparat kepolisian,  ” Kalau saya dengar informasinya Gelper CV Bintang Jaya di Siantar ini sudah lama beroperasi, namun belum terlihat tanda-tanda akan di tutup. Jangan sampai nanti masyarakat yang mengambil tindakan,” bebernya seraya mengingatkan.

Pengamat pendidikan Kota Siantar, Armaya Siregar angkat bicara meminta agar Pemerintah Kota Pematangsiantar bertindak tegas jika tempat tersebut tidak memiliki ijin. Masih adanya dugaan judi jenis tembak ikan di Kota Pematangsiantar mempertanyakan kinerja dari para penegak Perda yang seharusnya memperhatikan usaha ini yang tidak memiliki ijin dan diduga berbau judi.

” Seharusnya Camat Siantar Timur dan Satpol PP bertindak tegas jika tempat tersebut tidak ada ijin dan kalau memang berbau judi seharusnya Kepolisian juga harus bertindak ” ucapnya.

Sementara Ketua Aliansi Kompas, Arif Harahap mengatakan Gelanggang permainan (Gelper) CV Bintang Jaya di Komplek Siantar Business Centre (SBC) Jalan Kapt F Tendean, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Timur, merupakan satu-satunya Gelper tembak ikan yang diduga tidak memiliki ijin dan beraroma judi yang masih beroperasi di Kota Pematangsiantar.

“Kenapa Gelper CV. Bintang Jaya itu sampai saat ini masih beroperasi? Padahal jenis gelanggang permainan CV Bintang Jaya itu sama halnya dengan Gelper Abi Zone yang sudah tutup akibat di grebek oleh Ditreskrimum Poldasu.  ini menandakan pihak Poldasu tebang pilih dalam penegakan supremasi hukum. atau si oknum pengusaha merasa kebal hukum, makanya sampai hari tetap merasa aman dan tetap menjalankan usaha nya ” ucapnya.
Disamping itu, Arif meminta agar pihak yang berwenang dalam hal ini Pemerintah kota pematangsiantar dan Kapolres Pematangsiantar bertindak tegas terhadap persoalan ini dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum demi terciptanya keadilan yang merata di kota Pematangsiantar ” Tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi, Kabid Humas Poldasu, AKBP Tatan Dirsan Atmaja dan Pemilik Gelper CV Bintang Jaya yang belum diketahui namanya masih sedang diupayakan wartawan macannews.com untuk dikonfirmasi. (FH)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Gadis Aceh yang Meninggal di Malaysia Tiba di Aceh

Lhokseumawe (Macannews)- Jenazah Rahmalia (24), gadis Aceh yang